Tapen, yang Tinggal Setelah Kami Pergi: Cerpen-Cerpen tentang Ingatan, Iman, dan Perjumpaan Selama KKN

Authors

Achmad Alimul Hasan, ; Diki Hendrianto; Feni Damayanti; Lailul Fuad Iwan Fawazir; Manzil Silsa Sabila; Nabila Fahrina; Nela Sofiyatul Hidayati; Nur Jannah; Nur Muwaddah; Putri Anadatul; Risa Aprilia; Siti Sayyidatul Mu’allimah; Titik Muzayyanah; Ubaidillah Al Makki; Vina Wardatul Jannah; Arik Fajar Cahyono

Keywords:

Desa Tapen, Kegiatan Desa, Komunitas

Synopsis

Buku ini lahir dari catatan yang mula-mula bersifat sementara. Ditulis di sela hari-hari pengabdian, di antara jadwal yang padat dan kelelahan yang jarang sempat diucapkan. Semua bermula di sebuah desa bernama Tapen, di Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso tempat cerita-cerita ini menemukan tanah pijaknya, sekaligus tempat para penulisnya belajar mendengarkan hidup dengan cara yang lebih pelan.

Antologi ini tidak menawarkan kisah besar tentang pengabdian. Ia justru menyimpan hal-hal kecil yang sering luput: bagaimana sebuah desa dikenang bukan lewat program, melainkan lewat rasa; bagaimana Tapen tinggal dalam ingatan bukan sebagai lokasi, melainkan sebagai perjumpaan; dan bagaimana pulang tidak selalu berarti selesai.

References

-

Downloads

Published

30 December 2025

Categories

How to Cite

Hasan, A. A., Hendrianto, D., Damayanti, F., Fawazir, L. F. I., Sabila, M. S., Fahrina, N., Hidayati, N. S., Jannah, N., Muwaddah, N., Anadatul, P., Aprilia, R., Mu’allimah, S. S., Muzayyanah, T., Al Makki, U., & Jannah, V. W. (2025). Tapen, yang Tinggal Setelah Kami Pergi: Cerpen-Cerpen tentang Ingatan, Iman, dan Perjumpaan Selama KKN (A. F. Cahyono, Ed.). UIN KHAS PRESS. https://doi.org/10.35719/ukp.214